Yuk, Kenali Penyebab dan GejalaVertigo Sejak Dini!


Siapa, sih, yang tidak pernah mendengar nama vertigo? Vertigo mungkin sudah tidak kedengaran asing. Namun, siapa sangka jika masih banyak yang salah mengartikan vertigo sebagai nama penyakit. Menurut halaman alodokter, vertigo merupakan kondisi yang membuat penderita mengalami rasa pusing sampai merasa diri atau sekitarnya berputar. 

Dilansir dari halaman klikdokter, vertigo bisa dikatakan sebagai sensasi di mana tubuh merasa melayang seperti ingin jatuh. Serangan vertigo bisa bervariasi sesuai tingkat parah atau tidaknya yang dialami penderita. Serangan vertigo bisa terjadi dalam kurun waktu beberapa menit, jam, bahkan hari. Jika serangan vertigo cukup parah, bisa membuat penderita terjatuh akibat kehilangan keseimbangan. 

Tahukah Anda penyebab terjadinya vertigo? Secara umum, penyebab vertigo terbagi menjadi dua: vertigo perifer dan vertigo sentral. Vertigo perifer adalah vertigo yang disebabkan oleh gangguan pada telinga bagian dalam dan yang paling sering terjadi. Vertigo sentral adalah vertigo yang disebabkan karena adanya gangguan pada sistem saraf pusat atau pada otak.

Ada beberapa gangguan umum yang bisa menimbulkan vertigo. Apa, saja, itu? Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

  1. Labirinitis 

Kondisi di mana salah satu saraf mengalami inflamasi atau peradangan disebut labirinitis. Adanya peradangan, membuat vertigo muncul. Labirinitis bisa menimbulkan gejala lain, seperti telinga berdengung, gerakan mata tidak terkendali, mual, muntah, dan hilangnya keseimbangan.

  1. Vertigo Posisi Paroksismal Jinak

Vertigo paroksismal jinak atau biasa dikenal dengan BPPV merupakan gejala yang akan dirasakan oleh penderita saat menggerakkan kepala. BPPV bisa dikatakan merupakan efek dari tindakan medis yang pernah dialami penderita dan adanya kristal alami dalam tubuh yang masuk ke telinga bagian dalam. 

  1. Penyakit Meniere

Vertigo bisa terjadi pada penderita penyakit Meniere di mana kondisi terjadinya kerusakan pada telinga bagian dalam. Penyakit ini disebabkan oleh jumlah cairan yang ada di telinga bagian dalam menjadi tidak normal. Kelainan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti alergi, infeksi virus, cedera kepala, terjadinya penyumbatan, migrain, kelainan genetik, respons imun yang tidak normal, dan kelainan struktur pada telinga bagian dalam.

Selain tiga di atas, ada beberapa kondisi lain yang bisa menyebabkan vertigo. Berikut ulasannya!

  1. Penyakit Parkinson

Penyakit parkinson adalah penyakit di mana kondisi ditandai dengan adanya pergerakan dan keseimbangan pada tubuh yang tidak normal. Hal ini terjadi akibat adanya gangguan pada fungsi otak.

  1. Stroke

Stroke adalah kondisi di mana gangguan pada pasokan darah ke otak yang disebabkan oleh pendarahan atau penggumpalan darah.

  1. Otosclerosis

Di mana kondisi terjadinya pertumbuhan tulang yang tidak normal pada telinga.

  1. Neuroma Akustik

Kondisi di mana tumor jinak pada saraf penghubung otak dan telinga bagian dalam.

  1. Diabetes

Siapa sangka, diabetes bisa menyebabkan munculnya vertigo. Hal ini terjadi karena diabetes bisa menyebabkan komplikasi berupa pengerasan arteri dan penurunan pasokan darah ke otak sehingga menyebabkan gangguan pada fungsi otak.

  1. Kehamilan

Vertigo bisa muncul pada ibu hamil. Hal ini umumnya disebabkan lantaran perubahan hormon, penyempitan pembuluh darah selama masa hamil, dan penurunan kadar pada gula darah.

Dan masih banyak lagi kondisi yang bisa menyebabkan kemunculan vertigo, seperti obat, cedera kepala, leher, tumor otak, tekanan udara, gangguan kecemasan, dan lain-lain.

Ada beberapa gejala yang bisa ditemukan pada penderita vertigo, seperti kehilangan keseimbangan, sensasi diri atau sekeliling berputar, berayun-ayun, dan seperti ditarik ke satu arah. Selain itu, ada beberapa gejala lain yang muncul, seperti mual, muntah, berkeringat, sakit kepala, telinga berdengung, dan gerakan mata tidak normal.

Nah, itulah penyebab dan gejala terjadinya vertigo. Sudah, paham? 

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*